Urban Women Bookclub : “Apa Buku Favoritmu ?”


Tuesday, 27 Feb 2018


Hi Urbanesse! Bulan lalu bersama member Urban Women Book Club, kami berkumpul dan berdiskusi bersama tentang buku favorit dan topik yang menarik perhatian belakangan ini. Diantaranya toleransi beragama.

Dihadiri oleh 10 member, kami membahas beragam buku menarik yang membuka wawasan kami soal tenggang rasa dan cinta dalam skala universal. Indry, misalnya, membawa buku favoritnya "The Art of Happiness" karya Howard C. Cutler yang merupakan perpaduan pandangan antara dirinya yang merupakan seorang psikolog dan Dalai Lama. Dalam bukunya, keduanya mengingatkan kembali bahwa definisi hidup yang sebaik - baiknya adalah saling menghormati orang lain, menyebarkan kasih untuk kebaikan sesama.

Sementara itu, buku fiksi populer karya Jonas Jonasson "The Girl Who Saved The King of Sweden" dibahas oleh Rara, mengungkapkan nilai yang dapat kita ingat, yaitu tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Tokoh utama dalam buku ini diceritakan pada awalnya bukanlah siapa - siapa yang berpetualang hingga akhirnya berkenalan dengan pemimpin pemerintahan Swedia.

Debora membawa serta buku favoritnya yang dibaca melalui kindle, "Tuesday with Morrie". Menurutnya, ada banyak sekali pembelajaran hidup yang ia dapatkan dari buku tersebut, diantaranya menyadari bahwa hidup sungguh berharga, jauh lebih berharga saat diri sudah merasa sakit dan menjemput ajal.

Wan Tien juga membagi isi buku yang tengah di bacanya,  buku karya Mr Amarisoul “Reflection of a Man” tersebut menururnya berisi kumpulan petikan  quotes-quotes dan kata-kata motivasi yang mampu memotivasi seseorang khususnya wanita. Dengan bahasa yang apa adanya buku ini memaparkan kutipan-kutipan tajam mengenai sikap yang sering dilakukan pria pada wanita dan sebaliknya.

Flo membawa kami mendalami buku "The Weight of Heaven" karya Thrity Umrigar, menceritakan tentang pasangan yang memiliki segalanya, hingga mengalami kehilangan yang dapat mengubah kepribadian seseorang.

Penulis Feby Indirani yang turut hadir membahas buku kumpulan cerita terbarunya "Bukan Perawan Maria" yang diterbitkan pada tahun 2017. Melalui buku tersebut, Feby mengaku ingin menciptakan percakapan baru untuk meredam kebencian di lingkungan sekitarnya tentang keberagaman. Ia menulis cerita fiksi yang bergenre sureal untuk menciptakan karakter serta cerita yang kerap ditemui dalam kehidupan beragama khususnya muslim di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut kami juga mendiskusikan konsep cinta yang lebih luas, yang menghargai perbedaan, dan berusaha untuk menyebarkan komentar positif tentang perbedaan agama.

Well Urbanesse, Jika kamu tertarik mengikuti Urban Women Bookclub yang diadakan setiap hari Sabtu Sore di Minggu ke empat, setiap bulannya dengan tema yang berbeda dan pastinya lebih seru, kamu dapat menghubungi kontak Whatsapp Urban Women di 0815 172 52 504 (Lina).



Nathalie Indri

No Comments Yet.