SPLIT: Apa Jadinya Bila Ada 23 Kepribadian Dalam 1 Tubuh ?


Wednesday, 15 Mar 2017


Sekilas, tak ada yang salah dengan Barry. Berbakat, percaya diri, flamboyan—tipikal perancang busana yang biasa Anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Namun di situlah letak kesalahannya. Barry tak ditakdirkan ada. Ia tidak benar-benar nyata, melainkan hanya salah satu dari kepribadian yang dimiliki Kevin, seorang penderita gangguan kepribadian majemuk (Dissociative Identity Disorder). Dalam kurun waktu yang cukup lama, Kevin telah menjalani pengobatan dan terapi oleh seorang psikiater bernama Dr. Karen Fletcher (Betty Buckley). Selama masa-masa tersebut, Kevin tampak stabil; seluruh kepribadiannya dapat dikontrol dan dengan tenang menunggu giliran untuk "muncul ke permukaan." Barry memutuskan siapa yang berhak muncul ke permukaan, atau notabene berarti mengambil alih kesadaran Kevin. Semua mungkin akan baik-baik saja jika hanya Barry yang muncul ke permukaan. Sayangnya, ada 22 kepribadian lain yang hidup dalam tubuh Kevin, dan tidak seluruhnya "sebaik" Barry. 

Masalah dimulai ketika Dennis, kepribadian Kevin yang kurang stabil, menculik tiga orang remaja perempuan dan menyekap mereka di sebuah tempat tak diketahui. Ketiga remaja tersebut—Casey (Anya Taylor-Joy), Claire (Haley Lu Richardson), dan Marcia (Jessica Sula)—mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan diri dari cengkraman Dennis, namun tak satupun membuahkan hasil. Mereka malah dikejutkan dengan munculnya sisi-sisi lain dari penculik mereka. Selain Dennis, mereka dihadapkan pada Patricia; seorang wanita konservatif dengan masalah obsesif-kompulsif, Hedwig; bocah 9 tahun penggemar Kanye West, Orell; penggila sejarah yang tertarik dengan filosofi, dan Jade; seorang perempuan penderita diabetes yang ketergantungan insulin. Di antara seluruh kepribadian Kevin, Dennis dan Patricia merupakan yang paling dominan. Mereka berdua tidak ingin Kevin kembali muncul ke permukaan.

 Akankah ketiga remaja tersebut berhasil melarikan diri?Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan Kevin memiliki begitu banyak kepribadian?

Dengan alur cerita yang menantang serta penampilan memukau James McAvoy dalam memerankan berbagai karakter berbeda, M Night Shyamalan selaku sutradara berhasil menyajikan kombinasi apik antara thriller dan misteri yang membuat jantung berdebar.  Melalui film ini, penonton diajak menyelami berbagai karakter yang dimiliki oleh kepribadian-kepribadian Kevin. Penonton juga akan dibawa menjelajahi masa lalu tokoh Casey, yang ternyata tak seindah kelihatannya. Elemen kejut dalam film ini begitu terasa karena saat menghadapi seseorang dengan berbagai kepribadian, kita tidak pernah mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi. Dengan plot-twist tak terduga di bagian akhir, Split merupakan film yang wajib ditonton bagi Anda para movie enthusiasts, terutama penggemar genre psychological thriller.

Di samping semua itu, Split hendak menyampaikan sebuah pesan penting kepada kita: tak semua cerita memiliki akhir bahagia, namun bukan berarti kita harus berputus asa dan menyerah. Karena mungkin saja apa yang kita anggap sebagai "akhir tak bahagia" sama sekali bukanlah akhir, melainkan suatu fase yang harus ditempuh sebelum mencapai akhir yang sesungguhnya. Yang perlu kita lakukan adalah tetap berusaha sekuat tenaga sampai kita menemukan cahaya di ujung lorong—kebahagiaan yang sesungguhnya.



Millenia Adam

No Comments Yet.