Serunya Ubud Writers & Readers Festival 2018


Friday, 07 Dec 2018


Hi Urbanesse! Beberapa saat lalu saya berkesempatan hadir dalam festival sastra & seni internasional terbesar di Asia Tenggara, Ubud Writers & Readers Festival 2018. Sejak awal memang saya sudah ingin hadir karena tema yang diangkat sesuai dengan nilai - nilai yang sedang saya dalami belakangan ini, "Jagadhita", yang berarti the world we create. Untuk menuju kedamaian dunia, sebagai pribadi kita juga harus mewujudkan toleransi dan memiliki satu visi yang sama: Kebahagiaan bagi seluruh umat. 
 
Berlangsung selama sepekan, saya menghadiri beberapa panel diskusi yang dijadwalkan, antara lain: "The Pursuit of Peace" bersama Rio Helmi, Sidney Jones & Gurmehar Kaur penulis buku "Small Acts for Freedom" yang diterbitkan oleh Penguin Random House India, yang berbagi pengalaman tentang sang ayah yang meninggal akibat perang. Melalui diskusi ini, saya pribadi semakin menyadari bahwa yang dibutuhkan oleh dunia ini sebenarnya adalah kedamaian. Kami kembali memikirkan pencetus peperangan antar negara yang terjadi dan merefleksikan pada diri sendiri, bahwa hati yang bersih - yang tertanam dalam diri adalah kunci untuk mencapai kedamaian, dan kebahagiaan diri yang sekaligus bersifat universal. 
 
Selain itu, saya juga hadir dalam perluncuran buku berjudul " Banjar Melati" karya Ahmad Zaenudin. Buku ini mengangkat kisah para perempuan bersaudara yang menjalani jalan hidup yang berbeda. Ia mempertanyakan tentang apa saja yang memengaruhi jalan hidup kita sebagai manusia? Apakah lingkungan dan cara berpikir yang paling menonjol untuk memengaruhi, atau hanya takdir Tuhan yang berperan? Melalui diskusi singkat ini saya kembali bertanya pada diri sendiri, dan menemukan jawabannya bahwa hidup ini, hidup saya adalah milik Tuhan, sehingga apa yang kita usahakan akan sejalan dengan doa dan takdir dariNya jika kita bersungguh - sungguh melakukan hal yang positif. Ya.. pendapat orang lain bisa saja berbeda dan saya akan menghargainya. 
 
Di hari yang lain saya menghadiri piknik puisi bersama teman - teman baru dan membacakan puisi yang kami sukai, lalu pada malam harinya hadir dalam acara Poetry Slam yang dihadiri oleh warga internasional untuk saling membaca puisi bersama. Pengalaman yang menyenangkan!
 
 
 


Nathalie Indri

No Comments Yet.