Pelajaran Hidup : Makna Kebahagiaan dan Kesuksesan


Wednesday, 31 Jan 2018


Hai urbanesse, selamat tahun baru. Di tahun 2018 ini pasti sudah memiliki resolusi yang ingin dicapai. Tentunya kita ingin agar hidup bahagia dan sukses. Tapi apakah memang demikian?

Belajar dari pengalaman, selama ini saya memiliki pola pikir yang salah dalam mengartikan sukses dan bahagia. Saya selalu menganggap untuk bahagia kita harus sukses dulu. Dan sukses itu harus sebagai pencapaian yang memilii efek “Wow” bagi orang lain. Ternyata salah besar.

Akibatnya saya terjebak dalam perasaan frustasi karena merasa tidak ada yang bisa saya tunjukan ke orang lain sebagai bentuk pencapaian. Saya kecewa dengan diri sendiri. Menyedihkan.

Tahun 2017 adalah tahun pembelajaran buat saya. Banyak hal yang merubah cara pandang saya diantaranya tentang makna kebahagiaan dan kesuksesan.

  1. Kebahagiaan

Kata Richard Branson “bahagia itu bukan tujuan, tapi kebiasaan”. Itu benar. Kita dapat berbahagia dengan hal – hal yang remeh. Tidak perlu menunggu proyek selesai atau mendapatkan bonus 5x dari gaji dulu agar bisa tersenyum sumringah. Dengan membaca joke – joke receh di twitter pun bisa membuat kita bahagia.

Memang tidak bisa dipungkiri hal – hal seperti promosi jabatan, dapat suprise dari pasangan, dan kabar – kabar bagus lainnya membuat kita bahagia. Ini nyata. Namun, kita juga harus belajar menikmati bahagia meskipun sendiri. Tidak bergantung dengan orang lain atau pun materi. Karena semua itu sifatnya sementara, bisa berubah. Ketika berubah, maka yang tersisa hanya diri kita sendiri dan Tuhan. Pertanyanya, apakah kita harus berhenti untuk bahagia? Kan tidak.

Lebih dalam lagi, bagi saya bahagia berkorelasi dengan kedamaian pikiran atau inner peace. Semakin damai, maka semakin mudah untuk merasakan bahagia dan suka cita.  Kehidupan yang menuntut kecepatan membuat kita stres. Jangan memaksakan diri untuk merasa bahagia ketika sedih. Berhentilah sejenak, luangkan waktu untuk bernafas. Biarkan pikiran kita berada pada saat ini. Sesederhana itu. Dan ini saya terapkan dalam kehidupan saya.

2. Kesuksesan

Tidak ada kesuksesan yang terjadi dalam semalam. Tidak ada jalan singkat. Semuanya perlu proses dan terkadang itu sangat panjang. Sayangnya, tidak semua orang mampu bertahan dalam menjalani proses. Menyerah. Ya, itu jalan termudah.

Saya pun demikian, pernah berharap hidup saya berubah seperti Cinderella, but But here's the thing: big splashes don’t just happen. Kenyataannya, butuh kesabaran dan konsistensi. Dan benar ini sangat melelahkan.

Sampai akhirnya saya belajar tentang filosofi Kaizen. Prinsipnya adalah yang kita lakukan bukanlah perubahan besar (radical changes) tapi perubahan kecil yang dilakukan terus menerus, cukup 1% per hari, tidak lebih.

Ini saya terapkan saat mempelajari keahlian membuat peta dengan program ArcGIS (salah satu program untuk pemetaan). Keahlian ini saya butuhkan untuk tesis dan penunjang kegiatan di kantor. Saya tidak punya dasar ilmu pemetaan, akhirnya harus belajar dari awal.

Lalu saya ikut kursus. Namun, kursus hanya beberapa kali pertemuan sudah selesai. Padahal saya belum lihai dalam menjalankan program tersebut. Untuk mensiasati, saya meluangkan waktu 1 jam per hari untuk belajar program tersebut secara otodidak. Sampai saya bisa membuat beberapa tipe peta tanpa bantuan tutorial (yang saya anggap sebagai pencapaian/sukses) dan saya bahagia atas itu, kenapa ? karena saya melakukannya otodidak tanpa bantuan tutorial. Mungkin Urbanesse pernah juga mengalami seperti saya merasa bahagia di hati ketika mendapat pencapaian dari hasil usaha sendiri, rasanya puas dan bahagia pastinya bukan ?

Penerapan prinsip Kaizen ini sangat mudah dilakukan. Memang 1% per hari terlihat kecil. Rasanya lebih challenging mengejar kemenangan besar. Namun, langkah kecil yang kita ambil setiap hari dapat menggerakan kita secara bertahap kearah tujuan. Dan itu berlaku untuk banyak hal yang ingin kita lakukan atau capai.

Jadi menurut saya berdasarkan pengalaman saya sepanjang tahun 2017 dan tahun-tahun sebelumnya yang pernah saya rasakan pula, bahwa Kebahagiaan itu action yang kita lakukan sesuai dengan niat apa yang kita inginkan mau hasilnya itu gagal atau sukses tapi ketika action sudah kita jalankan sesuai niat itu membawa kebahagiaan tersendiri dalam diri kita.

Pengalaman yang saya tulis di artikel ini salah satu pelajaran paling penting yang telah saya dapatkan di tahun 2017. And I hope it's as useful to you as it is to me.

 

 

 



Unknown

No Comments Yet.