Liburan Harus Menguntungkan Diri Kita, Bukan Malah Jadi “Buntung”


Friday, 22 Dec 2017


Untuk Urbanesse yang setiap Senin – Jumat, 9-5 berkutat dengan kesibukan kantor, bisnis dan mengurus rumah serta buah hati. Tentunya waktu liburan menjadi salah satu moment yang berharga untuk melepas penat, berkumpul dengan keluarga inti dan juga dengan keluarga besar. Tidak sedikit pula, saat ini banyak yang melakukan perjalanan liburan disertai dengan kepentingan bisnis, seperti membuka warung di Bali, ataupun kegiatan yang dilakukan oleh para personal shopper untuk membeli sejumlah produk diluar negeri yang tidak tersedia diIndonesia.

Untuk saya pribadi, mengambil waktu untuk liburan tentunya perlu menyesuaikan dengan schedule pekerjaan yang padat dan dipenuhi oleh berbagai dateline. Dan juga perlu menyesuaikan dengan jadwal suami ketika cuti diJakarta. Adapun terkadang saya juga melakukan perjalanan dengan adik maupun sahabat ke beberapa tempat yang kami sukai.

Seperti diawal tahun ini, salah satu sahabat saya (Jia Pei) yang tinggal di Kuala Lumpur (asli Chinese Malaysian) melangsungkan pernikahannya. Saya pun sangat bahagia mendengar kabar tersebut. Kebetulan saya belum pernah menghadiri pernikahan adat Chinese di luar negeri. Jadi saya pun memesan tiket pesawat dan menginap dihotel tempat dilangsungkannya pernikahan tersebut di Concorde Hotel Kuala Lumpur. Terakhir bertemu Jia Pei diakhir tahun 2015, ketika saya melakukan perjalanan bisnis. Kami pergi mengelilingi Kuala Lumpur dan mengudap banana leaf rice di kedai yang sangat populer di Bangsar.

Moment penuh cinta sangat terasa ketika saya berada di acara pemberkatan tempat dilangsungkan pernikahan. Pernikahan berlangsung khidmat, dan sang mempelai wanita sangat cantik. Acara dilanjutkan dengan resepsi dalam bentuk Chinese lunch di Concorde Hotel Kuala Lumpur. Sangat meriah dan bahagia apalagi ketika nama saya disebut karena termasuk salah satu sahabat yang sudah datang dari Jakarta

Sesudah mengikuti lunch resepsi tersebut saya pun berpamitan pada kedua mempelai dan keluarganya yang sangat ramah untuk bersua dengan beberapa teman yang lain. Kebetulan karena sedang ada di Kuala Lumpur jadi saya sengaja memanfaatkan untuk menghabiskan waktu dengan teman teman yang lain. Hard Rock Café dan sejumlah local family restoran tak lupa coffe shop yang sedang happening pun menjadi tujuan kongkow bersama.

Sangat bahagia dapat meluangkan waktu untuk hadir dalam momen sakral sahabat dan juga bertemu teman lama sekaligus berlibur. Seperti biasa moment tersebut tidak lupa saya abadikan melalui kamera ponsel saya, tapi eiiitss....bukan untuk langsung upload sosmed di tempat dan waktu yang sama saat itu juga Urbanesse, melainkan saya save sementara di handphone sebagai kenang-kenangan untuk dilihat kembali ketika sampai lagi di Jakarta. Naah..bukan berarti saya termasuk orang yang tidak update sosmed ya. Tapi memang dari dulu saya termasuk orang yang ketika berlibur atau cuti berkantor, selalu memanfaatkan waktu se-berkualitas mungkin, karena saya pikir moment liburan bersama mereka yang dekat dengan saya jarang sekali bisa saya lakukan di waktu-waktu sibuk dengan aktivitas harian saya bekerja di kantor.

Liburan adalah ajang saya untuk mengapresiakan diri bersama sahabat maupun orang terkasih. Rugi banget kalau tiap hari sudah kerja terus ketika sudah liburan malah lebih mementingkan mendapat perhatian orang-orang di sosmed dengan update terus postingan liburan kita ketimbang menikmati liburan dan membahagiakan diri sendiri bersama orang terdekat kita. Serasa hilang privacy dan liburan pun jadi tidak fokus. Saya keberatan ketika lagi kumpul saat liburan bareng sahabat atau keluarga semua mata yang sedang liburan bareng saya tertuju ke handphone dengan sedikit cengkramah padahal tujuan liburan adalah Metime dari beragam rutinitas kantor, waktu kita happy-happy dan istirahat dari penatnya kerjaan kantor bukan malah sibuk dengan handphone masing-masing dengan postingan sosmednya dan sibuk foto-foto selfie yang membuat liburan jadi tidak bisa dinikmati dengan sempurna. Sayang bukan?

Bagi saya, moment berlibur baik dengan pasangan, sahabat dan keluarga inti merupakan salah satu bentuk self reflection dan self appreciation. Penyeimbang kehidupan dari rumitnya dunia yang kita jalani setiap hari yang dimulai dari Senin sampai Jumat. Sepulangnya dari liburan seharusnya, pikiran akan menjadi lebih fresh dan jauh lebih bahagia. Karena happiness is a state of mind.

Dan yang lebih penting bagi saya, moment liburan adalah moment privasi yang bukan bertujuan untuk diumbar terlalu jauh untuk public. Mengingat saat ini, banyak sekali kaum muda mudi saling berlomba lomba untuk berlibur ke berbagai belahan dunia, dengan fasilitas business class untuk kemudian diabadikan dalam social media. Bahkan dari beberapa cerita yang akhirnya menjadi pembicaraan publik, tidak sedikit yang menggunakan dana pinjaman atau berhutang sana sini untuk memenuhi gaya hidup berlibur. Yang pada akhirnya, mereka terjerat hutang yang dipinjamkan dengan bunga tinggi. Fenomena ini menjadi suatu kesalahan yang terbentuk sebagai akibat kebutuhan untuk diakui oleh orang lain. Jangan sampai liburan usai, hutangpun bertambah. Untuk menghindari hal tersebut, kita bisa melakukan manajement keuangan untuk keperluan liburan, berikut pola mengatur keuangan ala saya :

  • Menabung setiap bulannya. Sisihkan 10% dari penghasilan
  • Tentukan destinasi wisata yang sesuai dengan budget yang kita miliki. Jangan memaksakan untuk terbang dengan bisnis class dan menginap dihotel berbintang apabila tidak ada dana.
  • Pastikan untuk selalu membawa asuransi kesehatan ketika bepergian
  • Bawa cash secukupnya dan kartu kredit untuk melakukan transaksi pembelian selama bepergian.
  • Stay happy dan gunakanlah waktu berlibur dengan bijak.

Selamat Liburan akhir tahun Ladies, semoga semakin cerah setelah liburan.

 

 



Risa

No Comments Yet.