Kuliner di Kota Udang


Saturday, 22 Dec 2018


Urbanesse ada rencana mau liburan ke kota yang agak jauhan sedikit dari Jakarta ? Saya mau mengajak kamu kulineran sekaligus wisata ke Cirebon. Ini catatan wisata sekaligus kulineran ala saya dan suami serta 1 orang sahabat yang ikut saat jalan-jalan beberapa waktu lalu, saya buat artikel ini khusus lho untuk Urban Women edisi Desember.

Cirebon salah satu kota penghasil udang di Indonesia sebuah kota pesisir utara pulau jawa yang di kenal dengan jalur pantura yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya, letaknya di tengah-tengah antara Jawa Barat dan Jawa Tengah (kota perbatasan) bahasa yang di pakai juga 2 bahasa daerah Jawa dan Sunda. Pada tanggal 22 november 2018 bulan lalu saya, suami dan sahabat saya melakukan perjalanan ke kota ini, transportasi yang kita pilih adalah kereta kita naik kereta Cirebon Ekspres dari stasiun gambir dengan tiket harga Rp 150.000 perorang dengan jarak tempuh 3 jam. Selama perjalanan hal yang menarik adalah kita melihat hamparan permadani sawah yang hijau melalui jendela kereta api sungguh sangat menyejukan hati. 

Hari Pertama:

Kita menginap di Ibis Budjet jaraknya hanya 7 menit jalan kaki dari stasiun dengan harga Rp 320.000 permalam letak hotel di tengah kota di samping rumah dinas Walikota dan beberapa hotel dan bisnis refleksi juga berada di area yang sama, dengan begitu kita bisa jalan kaki ke alun-alun Cirebon (pusat kota) dan mesjid Raya at-Taqwa (menara tertinggi 65 m) dengan jarak hanya 100 meter atau 2 menit dengan jalan kaki. Moda transportasi di kota ini beragam kita bisa pilih naik online seperti Grab, Gojek,Go-car, Becak, Mikrolet, dan rental mobil.

Hari pertama ini kita coba dengan wisata kuliner di paling terkenal di Cirebon :

  • Sega Jamlang Bu Nur

Letaknya di jalan Cangkring 2 no 34 Kejaksan dari hotel Ibis kita pakai Go-car hanya bayar Rp 13.000 letaknya tidak jauh dari Grage mall. nasi ini mempunyai ciri khas pengunaan daun jati sebagai alas piring saran saja kalau datang ke sini sebelum makan siang atau weekend karena kalau kalau tidak kita harus sabar dengan antrian panjang untuk mengambil lauk pauk yang di sajikan dalam mangkuk besar bermacam-macam dari lauk ayam, daging, jerohan, pepes, ikan asin, telur, ikan laut, udang ,cumi serta sambal cabe merah khas yang bikin kalap dan binggung karena semuanya mengoda mata apalagi kalau saat perut keroncongan. untuk nasi ukurannya sama dengan nasi kucing kalau suka makan ukurannya ambil 2 nasi kalau saya 1 nasi saja cukup yang penting lauknya yang banyak, recomendasi adalah cumi masak saos tinta hitam yang terkenal kegurihannya sampai tangan menjadi hitam semua karena kentalnya kita mengambil cumi bumbu hitam, hati sapi bumbu kari, daging bumbu, ikan mangut oseng, paru goreng, ayam bumbu rujak, perkedel jagung, telur asin, pepes kepiting, lalapan, terong balado minum es teh, aqua dan es jeruk total Rp 198.000 cukup ramah di kantong.

  

  • Es cream Durian Surya

Kita coba ini karena penasaran banget bayangin ajah hampir setiap sudut kota ada gerobak es Duren kita coba yg ada di depan nasi jamlang bu Nur 1 gelas plastic harga Rp 18.000 berisi es cream vanilla, daging durian tanpa biji dan atasnya di taburin sirup merah Tjampolay khas Cirebon rasanya es creamnya lembut (homemade) campuran antara manis sirup dan gurih durian sensasi di lidah seger banget cocok untuk hidangan penutup nasi Jamlang. 

  • Mie Koclok Mang Sam

Letaknya di Jalan Pekiringan no 110 Pekalipan dapat info pengemudi Grab, mie ini legendaris oleh warga Cirebon tempatnya tenda di pinggir jalan waktun kita ke sana jam 18:00 WIB jadi masih sepi pengunjung. Mie kuning ini ciri khasnya kuahnya terbuat dari santan kelapa, telur rebus, kubis, suwiran ayam dan taburan bawang merah goreng rasanya cukup uniq bagi lidah saya tidak hanya gurih tetapi ada sedikit manis 1 porsi di jual Rp.15000

  • Mie Colot

Mie popular ini letaknya di jalan Pekalangan no 15, Pekalipan bukanya sore hari setelah ruko-ruko tutup mie Yamien trotoar ini menyediakan 3 rasa manis, asin dan manis asin.

Di temani dengan kerupuk pangsit goreng, potongan ayam, bakso, kwetiaw dan kuah yang gurih. Adapun tambahan lauk tenggiri, otak-otak, tahu, siomay. Untuk harga bervariasi tergantung tambahan lauk Rp. 17.000-25.000. bisa di bilang ini mie yamien yang bikin saya datang sampai 2 kali karena mienya yg lembut dan gurih, bumbu pas serta bakso lembut di gigit saya serasa di surge yamien…luar biasa lidah saya di manjakan.. happy tummy.

  • Es Cuing

Es yang terbuat dari daun cuing hijau (cincau) yang di beri saus gula merah dan santan menyajikan kenikmatan rasa gurih manis dan dingin, nikmati es ini di Bale Gamelan jalan Pelabuhan, Panjuhan lemah wungkuk konsep restoran ini mengangkat konsep makanan dan minuman tradisional permainan Gamelan warisan turun temurun berusia + 150 tahun yang di bawakan oleh anak-anak Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI), tarian seni karawitan, membatik dengan canting membuat suasana makin syahdu di malam hari restoran ini hanya di buka jumat, sabtu dan minggu. Untuk harga saya tidak bisa menginfokan karena kami di traktir oleh seorang kolega dari Cirebon.

Hari ke dua:

Hari ini kita travelling ke kuningan sebuah kabupaten di provinsi Jawa barat dari Cirebon sekitar 1 jam kita menyewa mobil Avanza Rp 650.000 untuk 1 hari.

  • Empal Gentong Haji Apud

Berada di jalan Ir. H. Juanda no 24, battembat Tengah Tani lokasinya strategis pinggir jalan Kita pesan Empal gentong daging, babat, sate kambing dan nasi lengkong (nasi, tempe, tahu kuning, mentimun, tauge dan saus kacang) semuanya enak dagingnya di potong dadu lembut lumer di lidah kecuali satenya menurut saya rasanya standart.

  • Rumah makan kelapa manis

Restoran ini enaknya di malam hari karena kita bisa melihat pemandangan indahnya lampu-lampu kota Cirebon dan letak restorannya di dataran tinggi (perbukitan) yang menghadap kota Cirebon, lokasinya di jalan Raya Gronggong kuningan KM 10, patapan, beber. Menu yang ada di restoran ini menu sunda rasanya menurut saya biasa tetapi kalau di sini kita membeli view.

Aneka buah mangga

Kabupaten ini penghasil mangga saya beli Gedong Ginchu di sini murah 1 kilo harga Rp. 15.000 di Jakarta 1 kilo bisa Rp. 40.000 dan mereka jualan kios2 atau geroba2 pinggir jalan.

  • Kios buah Nangka

Hampir banyak terdapat di pinggir jalan menuju kuningan buahnya besar, tipe nangka kering dan berwarna kuning sudah di belah dan di Wrapping saying tidak sempat mencoba yang katanya rasanya enak dan pulen.

  • Seafood Kartini 69

Letaknya di Jalan siliwangi Kebon Baru Kejaksaan dekat dengan hotel Ibis hanya jalan kaki 1 menit sampai sebelah Alfamart tempatnya warung semi permanen kalau malam penuh juga kita coba ikan bakar udang rebus dan udang goreng yg bikin kaget adalah udangnya besar-besar 1 porsi sekitar Rp 60.000 manis dan segar.

Tips dari saya kalau Urbanesse ada rencana mau jalan-jalan seperti kami bertiga ke Cirebon siapkan banyak koin karena pengamen datang tiap 15 menit, kota ini cukup ramah bagi traveler wanita dan cukup aman jalan kaki di malam hari hawanya cukup panas walaupun di bulan November jadi siapkan sunblock dan banyak kaos yaaaa. Selamat Liburan Akhir Tahun Urbanesse.

 



Silfiani Dewi

No Comments Yet.