“Family Man” Karena Keluarga Adalah Yang Utama


Tuesday, 25 Jul 2017


Haii urbanesse...sudah nonton Film Family man ?? saya sudah, dan  disini saya akan mengulik kisahnya sedikit.

Film Drama yang berbeda dengan dram lainnya, karena tiap scenenya selalu mengandung pesan implisit yang ada didalamnya, film yang bercerita tentang Dane Jensen ( Gerard Butler )  seorang headhunter yang bekerja pada agency Blackrock Recruiting. Dane adalah orang yang sangat pekerja keras, dia bisa menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja. Karena sebagian besar waktunya dihabiskan dikantor, yang mengakibatkan dia tidak mempunyai waktu untuk bisa bersama keluarga intinya yaitu istri dan anaknya. Dane seperti itu karena dia ingin yang terbaik untuk keluarganya. Pada suatu ketika Dane dihadapkan oleh situasi yang sangat sulit. Anakya yang pertama berusia 10 tahun Ryan Jensen ( Maxwell Jenkins ) terkena penyakit yang serius.

http://cdn2.tstatic.net/style/foto/bank/images/poster-a-family-man_20170530_205230.jpg

Dane saat itu mengalami kebimbangan, di satu sisi dia dituntut harus tetap sebagai pribadi yang profesional dikantornya, namun disisi lainnya ia tetaplah seorang Ayah dari seorang anak yang divonis mengidap penyakit serius. Keadaan semakin rumit ketika perayaan Thanks Giving dimana mereka berkumpul Dane, Istri dan anaknya yang bernama Ryan merayakan Thanks Giving bersama. Namun, Dane pun harus bertengkar dengan istrinya pada saat itu yang bernama Elise diperankan oleh Gretchen Mol, karena sikap Dane yang lebih memprioritaskan pekerjaanya daripada keluarganya ketika perayaan Thanks Giving berlangsung.

Sampai akhirnya kondisi Ryan sangat memburuk, dia Koma. Dokter mengatakan Ryan membutuhkan orangtuanya disaat kondisi seperti ini. Kondisi tambah diperburuk kita Dane harus menerima kenyataan dipecat dari kantornya karena telah membantu temannya bernama Lou (Alfred Molina) guna bekerjasama dengan head hunter lain yang merupakan kompetitor perusahaan tempatnya bekerja. Di kondisi itulah Dane merasa sangat frustasi.

https://cdn1.i-scmp.com/

Sampai pada satu titik dia bertemu perawat rumah sakit yang bernama Antoine ( Dwain Murphy). Antoine menceritakan kepada Dane apa yang terjadi pada saat proses operasi, Antoine yang bertugas untuk mengajak berbincang pasien yang sedang melakukan proses operasi agar pasien tidak tegang atau takut. Antoine sempat menyanyakan beberapa hal tentang Dane pada Ryan anaknya “Ryan tempat apa yang paling kamu suka diseluruh dunia? “. 

Ryan menjawab, “Rumahku, disitu ada tangga yang memberitahuku ketika ayahku pulang bekerja, karena hanya dia ( Ayah ) yang biasa membunyikannya sekeras itu, dan ketika dia tahu lampu kamarku masih menyala, dia akan menghampiriku, ayah selalu bekerja sampai larut malam sehingga aku selalu membiarkan lampu kamarku menyala dengan alasan aku senang menggambar, sebenarnya aku hanya ingin bertemu dengannya”.

Setelah Antoine selesai bercerita, Dane bertanya, “Apa dia bercerita apa pekerjaanku ?” Antoine menjawab, iya Ryan memberitahuku kalau Ayahnya adalah seseorang yang bekerja mencarikan pekerjaan untuk ayah ayah yang lain supaya hal besar pun dilakukan oleh Dane demi buah hati tercintanya. Lalu bagaimana kelanjutannya apakah sang anak sembuh atas koma dan penyakitnya dan apakah Dane dapat jujur dengan sang istri karena telah dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja. Lalu apakah akhirnya Dane bisa mendapatkan pekerjaan kembali dan berkumpul lagi bersama keluarga utuhnya sebagai bagian dari pengampunan terhadap dirinya sendiri dan keluarga kecilnya tersebut?

Lebih lengkapnya Urbanesse dapat langsung menonton film tersebut. Learning point dari film tersebut adalah "bagaimanapun sibuknya kita, sebagai orangtua keluarga tetap nomor satu, karena waktu tidak akan bisa di ulang kembali, Luangkan waktu bersama keluarga selagi kita bisa, sebelum semuanya terlambat". Noted Ladies!.



Crescentia Aprillia

No Comments Yet.