Apa Kata Pria Tentang Perempuan Mandiri ?


Wednesday, 14 Feb 2018


Wanita mandiri sering terlihat intimidating buat sebagian pria, karena mereka seakan-akan tidak butuh pria dalam hidupnya. Tapi apakah benar wanita mandiri tidak membutuhkan sosok pria? Dan bagaimana pendapat pria mengenai wanita yang bergantung pada pria secara berlebihan? Simak pendapat Albert, IT consultant, berikut ini.

Apakah kamu pernah punya pengalaman dimana pasangan bergantung pada dirimu secara berlebihan?

Pernah. Saya pernah berpacaran dengan wanita yang mengalami depression, jadi dia sangat bergantung pada saya emotionally, physically, dan financially. Saya harus selalu memberitahu saya berada dimana, saya juga harus selalu memenuhi kebutuhan seksnya, dan karena dia tidak bisa bekerja, maka daily chores as simple as doing groceries, itu harus saya temani dan saya bayar. Wanita seperti itu hanya memikirkan dirinya sendiri all the time, dan memiliki me first mentality. Dia tidak pernah memikirkan mengenai “kita” atau perasaan saya.

Sebaliknya, apakah kamu pernah punya pengalaman dimana pasangan terlalu independent sampai dia cuek sama kamu?

Pernah juga, saya pernah menikah dengan wanita seperti itu selama 9 tahun. Weekend selalu dihabiskan bersama teman-temannya, urusan finansial juga sendiri-sendiri nggak ada diskusi. Saya jadi kesepian dan merasa sendirian, padahal saya menikah dan memiliki anak.

Jadi, misalnya disuruh pilih antara dua kriteria itu, pilih yang mana?

Nggak pilih dua-duanya, makanya saya akhiri. Itu pertanyaan yang bodoh hahaha. Ya saya mau yang balance. Jujur saya bahagia dengan pernikahan saya yang sekarang. Istri saya independen tapi bisa mengerti posisinya sebagai wanita yang memiliki pasangan, jadinya saya merasa dihargai dan saya merasa fulfilled dalam hubungan ini. Misal, Sabtu siang dia bisa pergi sama temannya tapi malamnya dia bisa spend time sama saya. Financially equal share. Soal kerja, bisa curhat bareng. Soal simple seperti groceries dia juga mikirin saya nggak cuman beli yang dia suka.

Jadi, berdasarkan pengalamanmu, apa pendapatmu mengenai pendapat wanita mandiri tidak membutuhkan laki-laki?

Saya tidak setuju, karena mandiri tidak berarti harus hidup sendiri. Justru, dengan being independent akan menghasilkan hubungan sehat yang didasari oleh interdependence, yang berarti saya bisa hidup tanpa dia, tapi saya memilih untuk berkomitmen bersama dia. Hubungan pun menjadi sehat dan tidak polarised. Saya berpendapat wanita mandiri tetap perlu someone to come home to. Deep down inside, wanita mandiri tetap perlu cinta, togetherness, companionship, and sex, karena manusia didesain untuk hidup berkomunitas, dan hubungan adalah salah satu contoh lingkup komunitas kecil. Unless kalau yang panggilannya menjadi biarawati, itu beda cerita, misi hidupnya lain.

Nah Urbanesse kesimpulan obrolan From His Eyes kali ini adalah bahwa menurut pria, wanita mandiri yang balance dan mengerti posisinya dalam konteks hubungan malah menjadikan hubungan itu menjadi sehat karena didasari oleh interdependence, bukan bergantung pada satu sama lain secara berlebihan.

 



Novia Heroanto

Bekerja sebagai desainer grafis dan ilustrator, profesi impiannya sejak kecil. Perempuan kelahiran 2 November ini menyukai seni, fashion, dan gemar berburu kuliner lezat. Novi menyukai musik Coldplay, John Legend, dan Depapepe. Warna favoritnya merah. Novi membantu memilih foto dan membuat ilustrasi untuk artikel-artike Urban Women.

No Comments Yet.