A SIGN OF THE TIMES : HEARTBREAKINGLY BEAUTIFUL PIECE


Monday, 11 Sep 2017


Harry Styles, salah satu personil One Direction, pada tanggal 7 April 2017 yang lalu, mengeluarkan single berjudul : A Sign of The Times. Solo karir?
Ya, Harry Styles memulai solo karirnya, rencana yang sudah terendus media sejak tahun 2015. Saat itu, Styles, diketahui telah mendaftarkan 4 lagunya kepada American Society of Composers, Authors and Publishers (ASCAP). Digadang – gadang, lagu – lagu tersebut akan masuk ke dalam album Solo Harry. Lagu yang bergenre pop rock, ballad dan glam rock, mengiringi langkah Styles untuk keluar dari atmosfer boyband. From boyband to bombastis.
A Sign of The Times menunjukkan taringnya dari intro pertama. Begitu mendengar musiknya, kita akan merasakan bahwa ini bukan lagu yang “biasa – biasa” saja. Permainan solo piano dengan tambahan efek rhythm, terdengar melodramatic, megah dan anggun.
Just stop your crying
It’s a sign of the times
Welcome to the final show
I hope you’re wearing your best clothes
You can't bribe the door on your way to the sky
You look pretty good down here
But you ain't really good
 
Pada bagian pertama, suara Styles terdengar serak. Alih – alih mengacaukan, justru “serak yang tidak disengaja” ini menjadi kekuatan untuk menambah gebrakan di awal lagu. Tentu dengan melihat lirik di bagian pertama, kita akan bertanya – tanya mengenai tema lagu ini. Tempo lagu pelan, kata – kata “stop your crying”, dan suara serak menjadi tiga kunci untuk menebaknya.
Styles mengungkapkan bahwa dia mengambil cerita tentang seorang ibu yang tidak dapat bertahan hidup setelah melahirkan bayinya. Dia hanya memiliki waktu lima menit untuk mengucapkan kata – kata perpisahan bagi anak yang baru saja dilahirkannya. So tragic.  
We never learn, we been here before
Why are we always stuck and running from
The bullets? The bullets?
We never learn, we been here before
Why are we always stuck and running from
The bullets? The bullets?
 
Styles bermain dengan falsetto di bagian pre-chorus yang tidak sembarangan orang bisa menirukan. Styles dengan jelinya, mengambil cara hypnotized dengan mengulang bagian pre-chorus setidaknya 6 x dalam 1 lagu. Pengulangan ini bukan tanpa maksud, selagi kita merasa diayun – ayun dengan pre-chorus, Styles mulai menghentak di bagian lirik sebagai berikut :
We don’t talk enough
We should open up
Before it’s all too much
Will we ever learn?
We’ve been here before
It’s just what we know
 
Kemudian, Styles membawa kita kepada klimaks lagu dengan menyerukan nada yang semakin meninggi. Seolah – olah, perasaan kita terkuras habis tanpa sisa.
Stop your crying, baby, it's a sign of the times
We gotta get away, we got to get away
We got to get away, we got to get away
We got to get away
We got to, we got to, away
We got to, we got to, away
We got to, we got to, away
Video klip yang dirilis pada tanggal 8 Mei 2017 ini menjadi hits karena banyaknya meme yang bermunculan mengenai adegan Styles. Styles digambarkan berada pada sebuah tanah lapang, kemudian Styles terbang (dengan menggunakan wire) melewati pegunungan dan terdapat aksi berlari di atas air. Styles tampil seperti layaknya super hero dengan kostum manusia biasa. Meme yang muncul pun menjadi bonus bagi netizen, ada yang menyebutnya penampakan UFO, The Last Man on Earth hingga sebutan new super hero.
Urbanesse, terlepas dari meme yang bermunculan, Styles telah mengokohkan dirinya sebagai pekerja seni yang mumpuni. Dia berani keluar dari zona nyamannya untuk melahirkan karya baru. Lantas, apa yang bisa kita dapat dari lagu A Sign of The Times?
Urbanesse, Style tidak mengangkat issue receh. Dia mengambil tokoh yang digambarkan sebagai perempuan tangguh. Tentu butuh perjuangan besar untuk dapat melahirkan anak. Ketika terjadi komplikasi dan dia harus berpisah dengan anaknya, si Ibu dapat memberikan perpisahan yang begitu indah kepada anaknya. Begitu anggunnya dia menenangkan anaknya, sementara dia tahu bahwa sebentar lagi hidupnya berakhir. What a heartbreakingly beautiful piece!
Styles mengambil sudut pandang si Ibu dan menuliskan lirik yang berisi pesan - pesan terakhir yang mengharukan dari Ibu untuk buah hatinya. 
1. Just stop your crying, have the time of your life
2. Breaking through the atmosphere. And things are pretty good from here
3. Remember everything will be alright. We can meet again somewhere
Urbanesse, Styels sudah berhasil menceritakan tentang perempuan tangguh versinya, lalu apa definisi perempuan tangguh menurutmu?
 


Vincentia Archi Persita Wulan Ari

I am passionate traveler. Travel formed me as much as my formal education. (David Rockefeller)

No Comments Yet.