A Career Girl's Guide to Becoming a Stepmom


Wednesday, 06 Sep 2017


 
Judul Buku : A Career Girl's Guide to Becoming a Stepmom: Expert Advice from Other Stepmoms on How to Juggle Your Job, Your Marriage, and Your New Stepkids 
Pengarang : Jacquelyn B. Fletcher 
Kategori      : Self Help

 

Memiliki karir dengan masa depan cerah, jaringan pertemanan luas, waktu dan uang hanya buat diri sendiri tanpa harus memikirkan tanggung jawab keluarga terkadang bisa membawa perempuan kepada kisah cinta yang tidak disangka sebelumnya. Misalnya, menjalin hubungan dengan pasangan yang pernah bercerai dan memiliki anak dari pernikahan sebelumnya. Hmm….awalnya mungkin coba-coba aja, tidak berpikir sampai ke jenjang pernikahan, tapi lama kelamaan kok makin serius ya? Gimana cara menghadapi kedepannya? Apakah hubungan ini layak untuk diperjuangkan ke tahap lebih lanjut, ataukah harus mundur teratur dan mencari yang sama-sama single tanpa embel-embel dari pernikahan sebelumnya?

 

Kalau Urbanesse dilanda pergumulan seperti di atas, coba deh baca buku ini. Saya pribadi sangat suka dengan cara penulisan yang logis, terstruktur dan lugas ibaratnya dari sudut pandang wanita karir. Jadi, cara memandang permasalahan yang timbul dalam stepfamilies dan penjabaran alternatif solusinya tidak menggurui, make sense dan relevan dengan wanita urban yang bekerja. Misal, setiap chapter selalu terdiri dari action plans untuk diri sendiri, deskripsi case study, dan diakhiri dengan topik diskusi untuk pasangan, mulai dari merespon prejudice dari orang sekeliling, mengatur emosi dan jadwal pribadi “from the sassy single to a stepmom”, bernegosiasi mengenai keuangan yang terasa adil untuk kedua belah pihak, proses mendewasakan diri dengan mendefinisikan sendiri hubungan seperti apa yang di mau dengan stepchildren dan mantan pasangan sebelumnya, membuat rencana untuk memiliki anak sendiri, dan sebagainya. Saya juga senang akan kejujuran si pengarang dalam menceritakan perjalanan pribadi dia menjadi seorang stepmom. Selain itu, buku ini juga accountable karena memuat kisah dari beberapa wanita yang memiliki profesi berbeda dan profil stepfamilies yang berbeda pula. Belum lagi beberapa hasil penelitian terbaru mengenai stepfamilies ketika buku ini diterbitkan. Komplit deh pokoknya.

 

Inti dari buku ini, menjadi stepmom bukanlah suatu bencana besar, ataupun korban dari situasi. Tergantung cara kita melihat dan menyikapi situasi. Musti embrace kenyataan, berpikir logis, nggak plin plan dan dilanda emosi berlebihan. Menjadi suatu bagian dari stepfamilies bisa menjadi blessing in disguise buat pihak kamu ataupun pasanganmu bahkan juga orang sekeliling, jika Urbanesse menyikapinya secara dewasa, bijak…dan berusaha menikmati prosesnya nggak cuma buah manisnya.

 

 



Novia Heroanto

Bekerja sebagai desainer grafis dan ilustrator, profesi impiannya sejak kecil. Perempuan kelahiran 2 November ini menyukai seni, fashion, dan gemar berburu kuliner lezat. Novi menyukai musik Coldplay, John Legend, dan Depapepe. Warna favoritnya merah. Novi membantu memilih foto dan membuat ilustrasi untuk artikel-artike Urban Women.

No Comments Yet.