Where your Treasure is, there will your Heart be also


Monday, 30 Nov -0001


'Tujuan Lo Apa?'

Itu adalah tag line dari satu firma perencana keuangan, ya memang benar, untuk melakukan sesuatu, tujuan itu penting, without purpose we will loss the meaning of what we have done atau ditengah jalan kita bisa berhenti melakukan apa yang semula sangat ingin kita lakukan.

 Orang yang tidak atau belum memiliki tujuan mengapa perlu mengatur keuangan, tidak akan melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang yang memiliki tujuan, bahkan mungkin akan merasa heran dan tidak mengerti. Orang yang memiliki tujuan yang jelas, akan berusaha merealisasikan dengan bertindak dan pada saat ia harus sacrifice something ia tahu ada harga yang harus dibayar untuk mencapai tujuan yang penting tersebut. Salah satu client saya seorang Ibu karyawan PNS, harus menahan diri untuk tidak terlalu sering makan diluar, atau berbelanja keperluan pribadi karena ia ingin menyiapkan tabungan dan investasi untuk Dana Pendidikan ketiga anaknya. Percaya atau tidak karena Ibu ini komit, investasinya jauh lebih besar dari client saya yang lain yang gajinya 3 kali lipat lebih besar. Tujuan dalam hidup kita yang memiliki makna yang dalam memampukan kita melakukan hal yang berbeda dari biasanya atau out of our comfort zone.


"Where your Treasure is, There Will your heart be also"

di mana hartamu berada disitu hatimu berada. Bagaimana kita menghabiskan uang kita, sedikit banyak merefleksikan apa yang penting bagi kita, saya mulai belajar hal ini dan menuliskannya dalam buku pertama saya 'Your Finance is You'. Salah satu senior saya waktu saya dulu di Astra menulis renungan dengan Judul 'Cermin Diri dari Pemakaian Uang' beliau menceritakan "Seorang Ibu mengeluh saat membeli buku seharga 75 ribu untuk keperluan anaknya, tapi dia dengan ringan dia mengeluarkan uang 500 ribu sekali ke salon untuk urusan penampilan. Seorang gadis berpikir panjang saat diminta urunan 50 ribu untuk satu aksi sosial, tapi dengan cepat memutuskan beli tiket 750 ribu menonton konser musik favoritnya. Seorang lelaki muda, menunda satu kursus karena disuruh bayar 1 juta, tapi dengan cepat dia upgrade lensa kamera yang lebih canggih dengan biaya 5 jutaan. Tiga kisah di atas adalah cerminan pemakaian uang yang mencerminkan ‘hati’ seseorang. Jika kita menganggap itu penting, maka relatif mudah harta / uang kita akan terpakai atau tersalur untuk hal / kegiatan tersebut. Tapi sebaliknya, jika kita menganggap itu tidak penting, akan berat mengeluarkan uangnya, kecuali karena terpaksa."

 Ada orang yang sukses atau berhasil tapi hanya untuk dirinya sendiri, namun dalam khotbah hari Minggu saya diajarkan bahwa hidup bukan hanya untuk mengejar kesuksesan atau keberhasilan, tapi mencapai kedewasaan dan kehidupan yang berbuah. Berbuah artinya kehidupan kita bisa dinikmati oleh orang lain dan memiliki dampak yang positif karena berakar pada sumber yang benar. Kehidupan yang tidak berpusat pada diri sendiri, namun hidup untuk memberi. Mother Theresa adalah salah satu contoh wanita yang hidupnya berbuah, tujuan hidupnya untuk menyalurkan kasih Tuhan kepada orang-orang yang membutuhkan. Warren Buffett, bapak investasi di pasar modal yang sangat terkenal di usia 75 tahun menyumbangkan 85% kekayaannya ke sejumlah yayasan. Kita tidak harus menjadi sama seperti beliau, tapi dimanapun kita berada bisa menjalani hidup kita sesuai dengan panggilan dan tujuan kita diciptakan. Yang saya percaya berkat Tuhan yang menjadikan kita kaya, kaya bukan hanya dalam arti uang yang kita miliki, tapi juga karena memiliki sukacita, damai sejahtera dan pengharapan.



Yosephine P. Tyas

Wanita yang sudah menerbitkan dua buah buku perencanaan keuangan berjudul “Your Finance is You” di online publisher nulisbuku.com dan “Save Your Money” ini memang sangat senang berinteraksi dengan banyak orang dan mendengarkan keluh kesah mengenai masalah keuangan yang dihadapi dan memberikan solusi untuk membantu mereka. Yosephine atau yang biasa dipanggil phien ini menemukan passion di dunia perencanaan keuangan berawal dari rasa penasaran yang tinggi mengapa banyak orang terlibat dengan hutang. Phien pun kemudian mencari tahu bagaimana caranya agar keuangan dapat diatur dengan benar.

No Comments Yet.