Sifat Sombong, Membuat Para Pria Ilfil


Monday, 30 Nov -0001


Urbanesse bicara tentang tema Urban Women bulan ini tentang kesombongan hati, kita jadi ingin tahu nih bagaimana pandangan dari kacamata pria tentang wanita yang memiliki karakter sombong....

 

Yuk kita simak jawaban dari pria untuk rubrik From His Eyes kali ini. Sosok Pria berikut yang sempat Urban Women interview bernama Ferdy (bukan nama sebenarnya) yang berprofesi sebagai Customer Relation di salah satu mall di Jakarta.  Berikut interviewnya dengan kita, check it out!

 

UW :Wanita yang sombong kan kesannya hard to get dan exclusive ya. Bagaimana pandanganmu dengan kesan ini?

Ferdy : Saya punya banyak teman wanita, saya percaya tidak ada orang yang dilahirkan sombong dan untuk topik kali ini kita bisa
melihat sebenarnya:

 

a.     Ada wanita yang sombong tetapi dia tidak sadar kalau dia sombong karena didikan keluarga sehingga sudah terbiasa hidup seperti itu.

b.     Ada wanita yang menjadi sombong karena pengaruh dari lingkungannya.

c.     Ada wanita yang kesannya hard to get dan exclusive yang akhirnya mengesankan bahwa mereka sombong, mereka  mudah di misunderstood sebagai orang yang sombong.

Hal ini juga berlaku untuk banyak pria =)

 

UW : Kalau kamu pribadi tertarik tidak berpacaran atau berteman dengan wanita yang sombong? Karena apa?

Ferdy : Saya pribadi tidak memilih – milih kalau sekedar untuk berteman karena disitu kita bisa selalu belajar, tetapi kita harus hati – hati memilih teman terdekat kita karena mereka yang akan mempengaruhi habit dan pola pikir kita.

 

Sedangkan, kalau untuk pacaran atau hubungan yang lebih serius, saya akan jajaki pada saat pertemanan dulu di kategori manakah wanita ini sesuai kategori nomor 1. Kalau memang sombong dan tidak mau berubah, tentu saja jawabannya tidak.

 

UW :Kenapa menurut kamu wanita berlomba-lomba untuk sombong atau terlihat sombong?

Tentu saja faktornya banyak sekali dan bisa dilihat dari berbagai sisi dan argumen tetapi orang menjadi mereka yang hari ini karena apa yang mereka lewati di masa lalu mereka.

 

Mungkin karena masa lalu yang tidak baik menimbulkan insecurity atau fear dalam diri masing – masing dan sayangnya kebanyakan orang tidak menyelesaikan insecurity atau fear tersebut, tetapi kabur untuk mengisi gengsi atau ego agar terlihat ‘normal’ di mata public, teman dan keluarga.

 

Di mana pada saat berusaha mengisi ego tersebutlah bentuknya berbeda – beda, di mana untuk para wanita, mungkin berlomba - lomba terlihat:

 

a. Lebih cantik dengan berbagai macam make up, filling dan operasi mungkin untuk bisa mengalahkan wanita lain untuk mendapat pria idamannya.

b. Lebih kaya dengan berusaha membeli barang-barang branded berkali – kali yang terkadang tidak sesuai kemampuan.

c. Lebih memiliki status sosial lebih tinggi dengan menunjukkan dengan siapa mereka bergaul.

d. Dalam berhubungan dengan pria, terlihat lebih ‘cool’ dengan tidak menjawab whatsapp langsung, agar tidak terlihat tertarik dan berharap padahal sebenarnya hati berbunga – bunga.

 

Di mana ironinya adalah dilakukan untuk ‘menang’ dibanding wanita lain dan bukan menang dari diri sendiri. Padahal pada kenyataannya tidak ada orang yang mau dibandingkan dengan orang lain bukan?Hal inilah yang menjadi bibit kesombongan.

 

UW :Efek dari bersifat sombong terhadap pria itu apa?

 Ferdy :Efek sombong tersebut tentunya membuat pria ilfil atau hilang feeling,

 

Padahal kita sudah sering nonton film – film romansa kategori apapun yang membuat para wanita “awwwww…” dan membuat mereka mulai membandingkan diri mereka dan ingin menjadi seperti wanita dalam film tersebut. Padahal ada satu kesamaan dari semua wanita di film tersebut, mereka semua dicintai karena nyaman menjadi diri sendiri.

 

UW : Ada masukan untuk wanita yang sombong?

 

Ferdy : Seperti A Short Story

 

A conversation between a kid and her Daddy:

 

K: “Daddy, how can I find the right man for me?”

D: “You don’t”

K: “???”

D: “focus on becoming the right woman and the right man will walk in”

 

 

Naah Urbanesse itu tadi perbicangan Urban Women dengan pria bernama Ferdy (bukan nama sebenarnya) yang membuka mata hati kita sebagai wanita, kalau notabene laki-laki itu tidak menyukai wanita yang sombong dan menyombongkan diri. Seperti kutipan di akhir percakapan kami sebagai message artikel ini “focus on becoming the right woman and the right man will walk in” Noted Ladies..!



Priscilla

No Comments Yet.