Sejenak Hening oleh Adjie Silarus


Monday, 30 Nov -0001


Menjalani setiap hari dalam hidup dengan sadar, sederhana dan bahagia.

 

Dengan latar belakang Adjie Silarus (@adjiesilarus) sebagai alumni psikologi, buku ini memang banyak membahas tentang masalah jiwa. But it’s not theoretical. Dengan bahasa yang ringan dan sangat mudah dimengerti, buku ini adalah refleksi dari penulis tentang pengalaman hidup beliau yang ditulis dengan ilustrasi yang menarik.

Buku sejenak hening bukan seperti buku motivasi biasa yang mengajak kita untuk terus bergerak mewujudkan semua keinginan kita, buku ini justru mengajak kita untuk hening, meninggalkan kesibukan dan keriuhan dengan berfokus di sini dan sekarang, live in moment and enjoy it. Di situlah letak keunikannya, alih – alih membuat kita menjadi pribadi yang obsesif, penulis justru ingin kita untuk aware dan bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini.

Ada satu paragraf yang sangat tepat menggambarkan kehidupan modern sekarang. Kita sering terlalu sibuk atau mungkin juga berpura-pura sibuk, sok sibuk supaya eksis, supaya diakui keberadaan kita, hingga kita melupakan apa yang sebenarnya kita lakukan dan bahkan tidak sanggup mengingat siapa diri kita sejatinya. Apalagi, kita pun sering lupa bahwa kita bernapas.  Kita lupa menyapa orang-orang yang kita cinta dan menghargai kehadirannya hingga mereka sudah tiada. Bahkan, saat tidak sibuk pun, kita bingung bagaimana caranya menemukan kebahagiaan dalam diri kita. Dan, akhirnya kita malah menghabiskan waktu untuk melihat televisi atau bermain gadget tanpa kejelasan pasti yang kita anggap hal itu bisa melarikan diri dari diri kita sendiri”. Ya begitulah kita.

Buku Sejenak Hening terbagi dalam 43 judul yang berdiri sendiri, bahkan terkesan acak. Jadi membacanya tidak harus sistematis seperti buku psikologi lainnya. Mengangguk, diam, tertawa, tersenyum, merenung, begitulah suasana hati saya selama menikmati tulisan yang meditatif. Satu lagi teryata buku ini tidak sepenuhnya “hening”, di dalam buku ini kita akan banyak menemukan endorsment dari para public figure yang memberikan komentar dan pujian. That’s why urbanesse saya tidak ragu untuk merekomendasikan buku ini.  Dan buat saya, Sejenak Hening is a charging way for hectic mind.



Selvya Mulyani

Kelahiran 9 maret 1987 di Kalimantan Selatan. Bekerja sebagai analis laboratorium Kimia Fisika Gas di BBTKLPP Banjarbaru. Penggemar buku Dan Brown, Dewi Lestari, JK Rowling, dan novel serial Trio Detektif. On process, being better person, healthy, happy, lucky, peace and blessed. Remember the path, keep the faith, walk on track.

No Comments Yet.