Male Brain (Mengungkap Misteri Otak Laki-laki)


Monday, 30 Nov -0001


Buku karya Louann Brizendine bersampul putih tersebut,  mengupas tentang bagamana  kerja otak laki-laki dari sejak bayi hingga tua sehingga kita yang membacanya diberikan gambaran umum tentang kerja otak bocah laki-laki hingga mereka menjadi remaja laki-laki yang tidak bisa tenang. Buku ini juga membawa kita  ke otak laki-laki dewasa yang sedang berburu pasangan, hingga mereka menjadi seorang Ayah dan Kakek. Tidak banyak lho perempuan yang mengetahui jalan pikiran laki-laki dewasa  yang sebenarnya dan bagusnya itu dibahas didalam buku Male Brain ini.

Buku ini lebih menekankan pada pola pikir dan apa yang sebenarnya sedang dipikirkan para pria pada suatu kondisi tertentu.

Kita Intip Yuuk Rahasia Otak Laki-laki dari buku ini yang perempuan musti tahu..!


1.    Otak Laki-laki dan Perempuan Berbeda

Otak perempuan menginginkan harapan akan cinta dan kesetiaan sebelum berhubungan seks, tetapi bagi laki-laki seks sering terjadi terlebih dahulu bahkan ekstrimnya lagi mereka bisa berhubungan seks tanpa harus saling suka ataupun cinta.  Wooohooo...menakutkan juga ya Ladies..


2.    Gombalan Pria dan Seks

Yesss..dalam buku ini penelitian menemukan 3 dari 4 laki-laki berkata mereka bersedia  untuk berbohong atau memodifikasi kebenaran, agar dapat membujuk perempuan supaya mau berhubungan seks dgn mereka.  Hormon oksitosin pria yang keluar stelah orgasme meningkatkan kenikmatan, kehangatan, rasa aman. Hal ini menyebabkan laki-laki lebih suka tertidur  lelap setelah berhubungan seks. Dalam otak perempuan, oksitosin dan dopamin yang dilepaskan stelah orgasme membuat perempuan ingin berpelukan & berbicara lebih lama.


3. 
Jangan Menangis di Depan Laki-laki 

Otak laki-laki berbeda dengan perempuan. Misalnya ketika perempuan menceritakan masalahnya dengan air mata mengalir, perempuan beranggapan kalau laki-laki  itu seharusnya peduli dengan cara ia juga harus ikut bersedih. Tetapi laki-laki sebaliknya, rasa empati tidak diperlihatkan dengan cara ikutan bersedih atau ikut menangis tetapi lebih kepada mencari solusi memecahkan masalah. Karena dalam otak laki-laki  saat mereka  ikutan panik justru akan menyebabkan perempuan itu bertambah sedih.

Contoh kasus di buku ini : Ketika wanita menangis dihadapannya dengan mengadukan masalah yang sedang dia hadapi, pria hanya akan sebentar terlarut dalam emosi dan sirkuit dalam otaknya membawanya pada departemen pemecah masalah, sehingga masalah wanita itu bisa terselesaikan. Namun kadang, tindakan pria yang seperti itu dianggap para wanita sebagai bagian dari cara pria agar tidak mendengarkan keluh kesah dari si wanita.
Dan pada akhirnya "boom" ributlah pasangan tersebut.

     
4. 
Laki-laki Malas Mendengar Keluhan dan Cerita Panjang Lebar Wanita

Pada dasarnya ketika wanita menceritakan masalah, dia tidak serta merta membutuhkan sebuah solusi yang nyata. Mereka hanya membutuhkan sebuah empati, pegangan tangan, dan menghapus air mata mereka. Lain ceritanya, jika si wanita sudah menanyakan "Bagaimana pendapatmu?" atau "Aku harus bagaimana?" atau "Kau punya solusi?" dan masih banyak lagi yang dapat menjadi tanda bahwa mereka membutuhkan masukan.

Lalu contoh kasus untuk para remaja, ketika pria kecil beranjak menjadi pria dewasa, mereka mengalami transisi menjadi remaja dan hormon testosteron yang disuntikkannya pada saat sebelum mereka remaja dapat diibaratkan hanya 1 gelas sehari, namun ketika memasuki usia remaja, suntikan hormon yang tadinya hanya 1 gelas sehari dapat bertambah hingga menjadi 15 kali lipat dari sebelumnya.

Itulah mengapa, para pria remaja mengalami gejolak emosi yang "kurang" wajar karena ledakan-ledakan hormon pada tubuh mereka yang menyebabkan mereka seperti itu.
Wajah datar tanpa ekspresi yang terlihat ketika dia kecil dapat terlihat menjadi sangat bermusuhan ketika menginjak usia remaja. Pria remaja tersebut mengaktifkan otak bagian waspadanya pada orang - orang yang dianggapnya tidak bersahabat.

 

5.  Laki-laki Mengeluarkan Aroma Khas Tubuhnya Hingga Bisa Ditangkap oleh Wanita Bahwa Mereka Pria Subur

Untuk kasus biologisnya sedikit banyak menangkap, bahwa pria yang sudah beranjak dewasa akan mengeluarkan aroma khas tubuhnya, yang kita sebut feromon selanjutnya. Dan seorang wanita dapat menangkap bau feromon tersebut. Lalu akan dikirimkannya ke otak untuk mengetahui apakah pria tersebut dapat dikatakan pria yang subur untuk proses pembuahan anaknya? Karena ketika otak mengatakan "tidak" maka sebuah pendekatan akan di stop langsung oleh wanita.

 

Dan tahukah Urbanesse bahwa ketika sepasang kekasih memiliki gen yang hampir sama atau mirip, maka dapat dipastikan keturunan mereka akan mudah sekali terserang penyakit. Bagaimana kita mengetahui apakah gen kita mirip atau hampir sama dengan gen pasangan kita?.

 

Naaah...lebih lengkapnya kamu bisa membaca habis buku Male Brain ini. Karena bagus banget isinya Urabanesse.
So, Happy Reading..!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

 



Libra

No Comments Yet.