Inner Peace


Monday, 30 Nov -0001


Kedamaian  adalah sesuatu yang diinginkan oleh setiap orang. Kadang  ada di antara kita yang rela membayar lebih secara waktu, daya dan dana untuk bisa mendapatkan kedamaian,termasuk saya yang pernah punya pemikiran bahwa saya harus sering pergi ke tempat-tempat sepi untuk mendapatkan kedamaian, setiap kali liburan perlu sering liburan keluar kota yang sepi. Ya, setiap orang memang memerlukan kedamaian dalam hidupnya. Tapi tidak semua yang bisa dilakukan dengan materi, bisa menghasilkan kedamaian yang diharapkan. Mungkin memang iya bisa menghasilkan, tapi damai yang dirasakan hanya sebentar. Karena sebenarnya kedamaian itu yang penting bukan dari situasi atau keadaan luar. Jika kedamaian kita dipengaruhi oleh situasi, kedamaian itu akan bisa berubah-ubah, karena situasi, keadaan dan orang lain tidak bisa kita kendalikan dan bisa berubah kapan saja.

Kedamaian yang sebenarnya berasal dari dalam diri sendiri, yaitu menemukan kedamaian hati.  Kedamaian hati yaitu merasa tenang, aman, tentram dan damai tanpa dipengaruhi oleh sekitar, tapi karena kita sendiri memutuskan untuk merasa damai.

Sangat penting bagi kita untuk memiliki kedamaian dari dalam hati, karena hal ini akan mempengaruhi kita melihat sekitar dan menentukan setiap langkah kehidupan kita. Jika memiliki kedamaian dari dalam diri sendiri, kita bisa tenang (tidak panik) saat menghadapai atau melewati masalah dan cukup bijak dalam mengambil keputusan yang diperlukan. Tenang membuat kita bisa berpikir jernih, bukannya berpikir atau bertindak karena dipengaruhi oleh emosi sesaat.

Lalu bagaimana caranya menemukan kedamaian ini. Salah satu langkah awal yang saya lakukan adalah berdamai dengan diri sendiri, karena kadang kita sendiri yang tidak bisa bersyukur atau menerima keadaan kita.

Langkah lain yang saya lakukan adalah berusaha menjaga hati nurani agar tetap bersih dan murni. Artinya selalu berusaha melakukan segala sesuatu sesuai hati nurani yang benar dan jika memang sudah terlanjur melakukan yang tidak sesuai hati nurani, segera dibereskan, jika tidak, hati nurani akan terus membuat kita tidak tenang. Karena hati nurani merupakan penyambung antara jiwa dan pemikiran kita, dan juga merupakan tempat Pencipta kita menaruh hukum dan kehendakNya. Jika hati terasa tidak damai, segera cari tau dan merefleksikan diri tentang apa yang membuat kita tidak bisa tenang dan menemukan apa yang benar yang seharusnya kita lakukan. Hati nurani tidak akan menuduh kita jika sudah melakukan segala sesuatu dengan benar, sesuai norma dan hati nurani.

Bisa juga karena konsep pemikiran yang belum sesuai. Lalu bagaimana memperbaikinya? Yang saya lakukan adalah dengan mengubah pola pikir tentang kedamaian, bahwa kedamaian itu sebenarnya berasal dari dalam diri sendiri. Salah satunya mempunyai pemikiran bahwa segala sesuatu itu terjadi atas kehendak Sang Pencipta, tidak ada yang terjadi tanpa ijinNya. Jadi jika terjadi sesuatu, jangan terlalu merasa panik atau takut. Kita sendiri juga harus percaya bahwa setiap orang pasti akan punya masalah masing-masing pada waktunya dan hal apapun yang terjadi itu untuk pembelajaran.



Unknown

No Comments Yet.