Erwin Parengkuan - The Joy of Sharing


Monday, 30 Nov -0001


Di edisi lalu, UrbanWomen.org membahas tentang Kemurahan bersama dengan Becky Tumewu salah satu pendiri sekolah public speaking yang kemungkinan besar sudah diketahui oleh Urbanesse. Nah, kali ini UrbanWomen.org kembali mendapat kesempatan ngobrol dengan salah satu dari ketiga pendirinya yaitu Erwin Parengkuhan, tentang Kebaikan.

Bagi Erwin, arti kebaikan itu sangat sederhana, yaitu melakukan yang baik kepada orang lain secara tulus dari hati. Dalam kehidupan sehari-hari, Erwin menerapkannya dengan cara tidak menyimpan dendam kepada orang lain. Di usianya yang ke-44, ia merasa sudah lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu. Misalnya dengan tidak lagi “mengobral” keburukan orang lain. “Kalau dulu, iya, kalau ada gossip saya sepertinya mau nambah-nambahin, tapi makin dewasa saya pikir gak ada untungnya dan lebih baik saya diam saja dari pada harus membicarakan keburukan orang lain, buat saya, there is no point,” demikian penjelasan Erwin.

THE JOY OF SHARING

Banyaknya kebaikan yang sudah diterima, membuat ia ingin meneruskannya lagi kepada orang lain.

CI-2014_07-Erwin_Parengkuhan_Kebaikkan-img

Sumber: Cybertravel.cbn.net.id[/caption]

Kebaikan luar biasa yang pernah ia miliki adalah keluarganya yang utuh sekarang ini, dengan 4 orang anak yang sehat dan seorang pasangan hidup yang sangat mendukung karir dan menjadi penyeimbang dalam hidupnya. Setiap kebaikan yang diterima inilah yang membuat Erwin tidak pelit berbagi dengan orang lain, salah satunya berupa sharing ilmu atau informasi penting dengan mendirikan sekolah public speaking. Melalui sekolah ini, ia membagikan ilmu yang didapat dari pengalaman pribadinya selama ini di bidang public speaking, tanpa terlalu memikirkan untung rugi. Tujuan utama didirikannya sekolah ini adalah agar lebih banyak lagi orang yang memiliki kapasitas yang baik untuk menjadi seorang MC, TV presenter, public speaker atau apa pun itu sebutannya, sehingga dapat menyampaikan informasi dengan secara tepat kepada masyarakat.

Ia merasa bahwa hal-hal yang dimilikinya sekarang ini merupakan kebaikan yang diterima dari orang lain. Jadi, buat apa tidak mau berbagi, toh selama ini sudah banyak kebaikan yang diterima dari orang lain, malah menurutnya, berbagi justru akan membuatnya semakin kaya. “Merasa rugi karena sudah berbagi kebaikan dengan orang lain” ini tidak pernah ada dalam prinsip hidupnya. Berbeda jika ada orang yang berusaha memanfaatkan kebaikan dirinya, kalau ini, Erwin sudah pasti akan langsung menyadari berdasarkan pengalaman hidup yang dimiliki.

Untuk bisa berbagi secara tulus dengan orang lain, ini harus berasal dari hati dan tergantung pada individu masing-masing. Mau atau tidaknya seseorang melakukan kebaikan, tidak bisa dipaksakan. Jadi, cara Erwin mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan secara tulus adalah dengan menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari, bukan dengan cara memaksa orang tersebut. Menurut Erwin, orang yang pelit, hanya menyimpan untuk diri sendiri, tidak akan berkembang, “Bahkan gak dapat apa-apa,” Erwin menegaskan. Contohnya, seseorang yang punya 10 pengetahuan, kemudian dibagikan ke orang lain, nah karena 10 pengetahuan ini sudah dibagikan ke orang lain, maka akan ada 10 ruang baru lagi yang bisa memuat pengetahuan lain. Mengajar, berbagi ilmu ke murid-muridnya, tidak pernah membuat ia kehabisan bahan, bahkan terus bertambah. Tantangan dalam mengajar, bukan takut kehabisan bahan/ilmu, tapi bagaimana bisa mengetahui kebutuhan dasar dari setiap muridnya dan memenuhinya.

Mau berbagi atau tidak, itu semua tergantung dari cara seseorang memandang hidupnya dan bagaimana orang tersebut mensyukuri hidupnya. Hati-hati jika sering memiliki pikiran negatif, karena pikiran ini akan membuat seseorang menutup diri dan tidak mau berbagi dengan orang lain yang akhirnya malah membuat orang tersebut tidak berkembang. Dengan berbagi, hidup seseorang akan terasa lebih ringan. “Apa yang kamu tanam maka itu yang akan kamu tuai, itu berlaku menurut saya, kalau kita jahat sama orang maka kita akan dijahatin orang. Pasti. Kalau kita pelit sama orang, orang juga akan pelit sama kita,” Erwin menjelaskan.

page0025

Sumber: Commlife[/caption] Pesan Erwin untuk Urbanesse: Kebaikan membuat segala sesuatu lebih mudah untuk dijalani dan lebih ringan, sehingga kita bisa menikmati hidup. You are what you think.



Unknown

No Comments Yet.