Cinta yang tulus harus ini itu....Pikir dahulu yaaa.


Monday, 30 Nov -0001


Terkadang sebagian orang menunjukkan rasa cinta nya dengan pasangan itu bermacam-macam, ada dengan mengirimkan karangan bunga, memakai baju couple atau bahkan menunjukkan cintanya agar semua orang tahu bagaimana mesranya hubungannya dengan mengumbar kemesraaan di jejaring sosial.

Saat kita bicara ketulusan cinta, banyak yang salah tangkap dengan pasangannya. Mengiyakan permintaan pasangan dengan dalih ketulusan cinta.

Mungkin di bawah ini adalah beberapa permintaan pasangan yang sebaiknya kita tolak walaupun pasangan kita bilang dengan kita mengiyakan berarti kita tulus mencintai mereka. Its big No No.

1. Kumpul Kebo

Sangat tidak disarankan hidup bersama untuk membuktikan ketulusan cinta, banyak yang melakukan tetapi budaya kita masih sangat tabu akan hal ini. Hidup bersama di satu atap hanya pasangan yang sudah menikah, selain itu kita sebagai wanita harus tahu resiko – resiko yang harus kita tanggung dengan kita tinggal bersama apakah lingkukang sekitar kita dapat menerima itu, bisa saja terjadi kehamilan di luar nikah, dan yang lebih buruk terkena penyakit kelamin. Apakah kita sanggup menghadapi semua itu? Pikir seribu kali yaaa..


2. Membuat Tato

Oh Sooooo sweettt sekali kalau melihat pasangan kita tiba tiba menunjukkan sebuah tato yang bertulisakan nama kita, melayang rasanya dan kadar cinta kita langsung naik jadi 1000% dan pasangan meminta kita untuk membuat Tato bertulisakan nama nya. Eits..coba pikir lagi….apakah harus dengan cara ini menunjukkan keseriusan dan ketulusan kita??? Bagaimana kalau kita putus, tato itu masih melekat di tubuh kita, okeee okee tato bisa di hapus. Tapi butuh proses dan itu lebih menyakitkan ketimbang membuat tato dan lagi butuh dana yang tidak sedikit. Sudah sakit hati putus masih harus sakit hati menghilangkan tato…double dunk.



3. Investasi Bersama

Setiap menjalin hubungan dengan pasangan pasti kita punya tujuan ke jenjang yang lebih serius dan langgeng dengan si dia. Banyak pasangan sudah memikirkan jauh kedepan ingin masa depan yang cerah, salah satunya adalah menabung atau membuat bisnis bersama.

Saran saja…untuk urusan “gono gini” sepertinya tidak cocok bagi yang masih berpacaran, apalagi salah satunya secara financial lebih mampu daripada pasangannya. Bisa jadi disaat ada masalah atau ribut dengan si dia hal ini bisa saja akan di ungkit ungkit siapa yang paling banyak menabung atau menanam modalnya. Situasi makin tidak enak kalau sudah putus masing masing akan menuntut hak nya tanpa sadar menyakiti perasaan mantan.



4. Anti Sosial

Dunia serasa milik berdua…yang lain ngontrak. Ga gitu juga yaaa sebagai bentuk rasa cinta pasangan meminta kita menjauh dari sahabat, teman bahkan waktu dengan keluarga tidak ada. Pasangan kita harus menyadari, apabila ingin mendapatkan kita, dia harus bisa beradaptasi dengan orang orang dekat kita. Masih pacaran sudah posesif cape hati.



5. Tidak menjadi diri sendiri

Demi menyenangkan pasangan tiba tiba kita berubah jadi feminim, jadi suka olah raga bola. Pegel kyaknya kalau harus berpura pura tidak jadi diri sendiri, kalau pasangan kita mencintai kita dengan tulus harusnya dia menerima kita apa adanya. Jangan hanya demi menunjukkan cinta kita menurunkan harga diri kita.



Dari 5 permintaan di atas sebenarnya bisa kita simpulkan bahwa ketulusan cinta tidak perlu di tunjukkan dengan melakukan hal hal tidak wajar atau yang lebih gampangnya tidak harus melewati norma norma di masyarakat dan paling penting kita sebagai perempuan tetap harus menjaga harga diri kita. Jangan hanya karena dibutakan oleh cinta, harga diri kita di obral. 

Kita ambil contoh yang di alami teman ku sampai saat ini. Awalnya teman ku Diah hanya merasa kasihan dan iba kepada laki laki yang bernama Bowo. Laki laki ini sudah mempunyai istri tetapi dari cerita nya istrinya ini tidak pernah mengurus Bowo di tambah lagi istri nya Bowo tidak dapat memenuhi secara batinnya. Lambat laun benih cinta tumbuh. Diah seperti di butakan oleh cinta ketika Bowo mengajak nya untuk tinggal bersama, Diah mengiyakan . Seluruh keluarga nya sudah berkali kali menasehati agar tidak melakukan hal itu. Kita sebagai teman dekatnya pun berkali kali memohon agar berpikir seribu kali karena menurut kami dengan istrinya saja Bowo bisa berlaku seenaknya walaupun dengan alasan tidak di urus dan di penuhi secara batin, lalu pergi mencari wanita lain. Disamping itu kita tidak tahu apakah benar seperti itu ceritanya. dan terbukti sampai sekarang Diah tidak juga di nikahi. Hanya tinggal bersama sesekali Bowo datang ke tempat Kos kosan Diah.



Melihat contoh pengalaman teman ku, terlihat Diah tidak dihargai sebagai wanita oleh Bowo,  seandainya kita sebagai wanita mempunyai prinsip yang kuat dan tidak ingin kumpul kebo. Laki laki juga akan menghargai kita, tidak di sepelekan.  

Dengan kita tetap mempunyai Moral yang baik dan kuat otomatis kita punya batasan batasan baik untuk masalah percintaan atau untuk kehidupan kita, karena menujukkan ketulusan cinta bisa kok dengan cara yang sederhana tidak perlu harus extream melakukan hal hal yang membuat kira rugi atau ke jalan yang salah.

 

Cinta itu sederhana, ketika kita merasa nyaman, lepas menjadi diri sendiri, saling melengkapi, saling percaya dan jujur. 



Aci

No Comments Yet.