Bijak Dalam Berhenti Dalam Pekerjaan


Monday, 30 Nov -0001


 

Pamitan bekerja dari tempat kita bekerja tentu sangat baik jika itu untuk meningkatkan karir, menerima tantangan baru atau mencoba mengembangkan diri untuk berwiraswasta.

 

Justru akan kurang bijak jika kita terus bekerja pada posisi dan jabatan yang sama tanpa tantangan baru, dan lebih tidak ideal lagi jika kita bekerja di perusahaan orang lain TANPA PRODUKTIFITAS yang mebuat kita BERNILAI TAWAR TINGGI dan bermakna.

 

Reputasi Diri & Tidak Egois

Namun jika kita adalah orang yang berorientasi jangka panjang dan masa depan, sangat ideal dan bijak jika kita keluar dari perusahaan dengan cara yang baik, benar dan tepat. Pamitan dari perusahaan secara baik, benar dan tepat juga adalah REPUTASI DIRI dan TIDAK EGOIS.

 

Yang harus kita lakukan sebaiknya adalah :

  • Ajukan re-sign (pengunduran diri) jauh hari, minimal 30 hari sebelumnya tergantung jabatan kita di perusahaan. Ini adalah etika normal. Jangan mengundurkan diri secara tiba-tiba, mendadak atau tanpa persetujuan pihak perusahaan terlebih dahulu

 

  • Selesaikan tugas-tugas kita dengan baik bahkan termasuk mengajarkan pada pengganti kita. Ajarkan semua tugas dan tanggung jawab kita, serahkan juga password-password, buku catatan penting dan apapun yang berkaitan dengan posisi kita. Lebih ideal jika pada hari keluar, buat tanda terima. Semua tanda terima itu, di-copy dan serahkan pada atasan / pemilik perusahaan. Ini untuk membuktikan bahwa anda berkinerja baik, bertanggung jawab dan tindakan ini pasti akan membangun REPUTASI anda.

 

  • Mintalah surat rekomendasi atau keterangan pernah bekerja baik di perusahaan ini. Ini perlu untuk menjadikan perusahaan baru yang menerima kita bekerja yakin bahwa kita adalah karyawan berprestasi, bertanggung jawab dan menjaga reputasi diri.

 

  • Jangan lupa, minta maaf atas kesalahan – kesalahan pada rekan – rekan kerja dan pada atasan kita karena pasti secara tidak sengaja kita pernah melakukan kesalahan – kesalahan.

 

  • Tetap jaga silatuhrahmi dengan rekan kerja dan pemilik perusahaan karena bagaimanapun persahabatan tetap harus terjaga baik.

 

Jadi walaupun kita dapat pekerjaan yang lebih baik/gaji bagus bukan berarti seenaknya keluar dari perusahaan lama tanpa tanggung jawab. Atau, ada rasa sakit hati sama atasan/rekan kerja membuat kita berpikir “untuk apa lagi repot urusin kerjaan lama kan tinggal keluar aja”. Tapi mari kita berusaha menjadi bijak dengan tidak mementingkan diri sendiri saja tapi juga orang lain.

 

Salam Sukses selalu,

MUINA ENGLO dan Team Rakyat Sumbar

 

Sumber Gambar

www.amazonaws.com



Muina Englo

Seorang pengusaha otomotif Sumatra Barat yang senang menulis tentang Mentalitas Karyawan.

No Comments Yet.