Belajar Ilmu Bisnis di Book Club Urban Women


Monday, 30 Nov -0001


Urbanesse..Pada Sabtu, 23 Juli 2016 yang lalu Urban Women kembali mengadakan event Bulanan Book Club yang kedua dengan tema “Bussiness/Inspiring Women”.  Kegiatan Book Club tersebut diikuti oleh 5 peserta yang antusias membagikan cerita mengenai buku yang telah dibacanya. Buku-buku yang peserta sharing diantaranya Biografi Estee Lauder dimana buku tersebut berisi tentang perjalanan seorang Estee Lauder ikon di industri kecantikan selama puluhan tahun yang dalam buku tersebut diceritakan bagaimana ia bisa bertahan dalam karirnya sebagai pebisnis kosmetik meski  usia 19 tahun sudah menikah kemudian bercerai dan sukses setelah rujuk dengan suaminya “Peristiwa rujuk ini menjadi salah satu faktor makin suksesnya bisnis mereka.
 

Bahkan, suaminya meninggalkan pekerjaannya untuk fokus mengurus pabrik kosmetik dan masalah keuangan, sehingga Estee bisa fokus pada sisi pemasaran bisnis” terang Wan Tien salah satu peserta Book Club menjelaskan isi buku yang sudah dibacanya. Buku yang di share peserta Book Club yang menarik lainnya adalah buku berjudul Tell To Win, Peter Guber yang dibawa oleh Jane salah satu peserta Book Club, buku ini menjelaskan tentang bagaimana seorang pebisnis bisa menjadi pemenang dalam bisnis hanya dengan jurus bercerita produk atau apapun yang mau kita jual atau beritahukan ke orang lain.
 

Buku lainnya yang dibawa peserta ada Monday Morning Mail, 100 Kisah Klasik Pemasaran, Inilah Saatnya Investasi Properti dan buku 5W 1 H. Buku-buku tersebut sangat menginspirasi tiap peserta, hingga peserta saling bertukar buku yang mereka ingin baca, suasana pun semakin hangat dan penuh antusiasme ketika Guest Speaker Nilam Sari hadir ditengah-tengah Book Club untuk membagikan kisah perjalanan bisnisnya melalui buku yang ditulisnya dan tidak lupa Beliau membawakan peserta yang hadir, Kebab Turki yang terkenal enak itu..yesss...Kebab Turki Baba Rafi.  
 

Nilam yang merupakan Seorang Womenpreneur (Founder sekaligus Owner Kebab Turki Baba Rafi) dan Ibu dari 3 orang anak ini sangat menginspirasi Urban Women. Dalam Bukunya yang diberi judul “Women Preneur Nilam Sari” Nilam menceritakan dengan bahasa yang mudah sekali dicerna, bagaimana perjalanananya dari awal merintis bisnis Kebab yang hanya  bermodalkan gerobak hingga bisa menjadi besar dan dikenal banyak orang seperti sekarang ini dengan brand “Kebab Baba Rafi” nya.
 

Dalam Buku bersampul putih tersebut Nilam membeberkan bagaimana awal pertemuan ia dengan suaminya hingga mereka menjalankan bisnis bersama ditengah kesulitan ekonomi yang sempat mereka alami pada awal pernikahannya. Nilam menuturkan pada peserta Book Club Urban Women bagaimana mereka jatuh bangun dalam menjalankan bisnis yang awalnya hanya berbekal gerobak burger sederhana yang dipasarkannya berdua, hingga mereka bisa memilik 6 outlet burger walau kemudian tumbang dalam kurun waktu yang cepat karena munculnya kompetitor baru yang menawarkan harga lebih murah dari burger yang mereka tawarkan, padahal pada saat itu Nilam dan suaminya baru saja merasakan  sedikit kepuasan hasil dari bisnis yang mereka jalankan tersebut. Belum lagi kendala yang harus mereka alami, bagaimana mereka harus berhutang sana-sini, membayarnya hingga harus merasakan ditipu oleh anak buah mereka sendiri “ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga dan tertimpa bebatuan sempat kami alami” tutur Nilam pada Urban Women.
 

Well...Singkatnya dari diskusi di Book Club bareng Nilam Sari, Urban Women mengambil benang merah dari buku yang beliau tulis berdasarkan pengalaman dan perjalanannya sebagai Womenpreneur.
 

1.       Belajar dari Pengalaman Masa Lalu

Setelah melewati proses trial & error yang cukup panjang dan melelahkan (termasuk tertipu karyawan sampai 60 juta, kendala operasional & produksi) akhirnya usaha ini membuahkan hasil. Dalam kurun waktu 1 minggu pertama, kami bisa meraup omset sebesar 1,2 juta rupiah per harinya dan terus naik hingga memiliki lebih dari 20 outlet. Dari pengalaman menjalankan bisnis franchise ini, ada hal yang dapat kami pelajari,

“Jangan hanya berfokus pada penambahan jumlah outlet, tetapi bangunlah sistem dan standarisasi kualitas produk dan pelayanan untuk kepuasan pelanggan”

 

2.       Whatever Excites You, Go A Head..Ladies!

Setelah kepulangan saya dan suami untuk berlibur dari Qatar, ide untuk menjalankan bisnis makanan yang berorientasi pada konsep kios dan kebab yang terinspirasi dari makanan khas Timur Tengah itu semakin kuat. Belajar dari kegagalan membagun bisnis burger di kota kelahiran kami, Surabaya, kami pun bertekad membuat branding 6 gerobak burger yang sudah tidak terpakai menjadi gerobak Kebab Turki Baba Rafi.


3.      
Stay Down To Earth dan Tidak Cepat Puas Dengan Hasil Awal Dari Bisnis Yang Dijalankan

Nilam mengatakan semua bisnis itu bisa diwaralabakan, tidak melulu harus makanan Urbanesse, yang jelas bisnis yang ingin kita bangun tidak terlalu rumit dan usahakan kita bisa lihat bahwa bisnis tersebut bukan bisnis musiman dengan selalu menjalin komunikasi dan menjaga hubungan baik dengan para Franchisee serta selalu berorientasi mengembangkan bisnis tidak semata-mata mencari keuntungan dalam waktu singkat. Tetap down to earth dan tidak cepat puas terhadap hasil yang baru diperoleh.

 

Well...Urbanesse, Gimana Seru kan Book Club Urban Women?   disini selain kita dapat sharing isi buku yang sudah atau pernah kita baca antar peserta yang lain, kita juga bisa mendapatkan Ilmu baru dari wanita-wanita yang inspiring seperti Guest speaker kita edisi Juli ini. Jadi, buat Urbanesse yang masih mau Join  Book Club dapat langsung menghubungi Urban Women di WA 0815 172 52 504.



Libra

No Comments Yet.