PODCAST RAPOT


Wednesday, 20 Nov 2019


Urbannesse! Ada disini yang masih suka denger radio kayak aku gak sih? Jadi awalnya ini adalah ketidaksengajaan karena terjebak macet dijalan rencananya mau denger lagu di platform Spotify aja. Lalu muncul pilihan PODCAST dan banyak sekali yang ditawarkan, namun saya berfokus hanya pada salah satu grup bernama RAPOT. Saat saya melihat podcast tersebut mereka sudah memiliki banyak episode. Kemudian saya perhatikan kembali, dan saya mengetahui semua personilnya yaitu para penyiar radio sekaligus MC hits yaitu Reza Chandika, Ankatama dan Natasha Abigail dan penyanyi favorit saya yaitu Radhini. Tanpa basa-basi saya langsung meng-klik podcast mereka, dan memilih episode “PacarQ MajikanQ”. Durasi 15 menit tidak terasa karena dibawakan dengan enjoy dan asik.

Kenapa aku menulis ini, karena pas dengan tema Urban Women saat ini yaitu “Apakah Cintaku Tulus atau hanya Obsesi?” dalam podcast ini, masing-masing personil menceritakan masa-masa hubungannya dengan pasangan yang memperlakukan mereka tidak adil. Walaupun topik tersebut dan isinya cukup dalam dan membuat kita seperti merasa setuju pernah diperlakukan hal yang sama, podcast ini sama sekali tidak berat. Dalam podcast RAPOT ini pun bahasa yang digunakan sangat dekat dengan sehari-hari dan membuat kita terasa mendengarkan sebagai teman. Dalam episode ini juga menceritakan keluh kesah dalam pacaran masa muda, salah satunya adalah dijadikan bantalan ketika pasangan sedang kesal atau berada dalam mood yang kurang bagus. Salah satunya adalah kisah Radhini yaitu pernah berdebat dengan pacarnya dan kemudian dijambak rambutnya hingga parkiran mobil. Lalu ada kisah Ankatama yang benar-benar diperlakukan seperti asisten rumah tangga dengan kegiatan memotong kuku pasangan setiap sebulan sekali. Dan episode ini benar-benar membuka mata saya akan kejadian yang mungkin serupa dengan beberapa perempuan lainnya yang berfikiran bahwa “Saya sayang dan cinta maka akan melakukan apapun demi dia”. Setelah mereka bercerita baru mereka memberikan pembelajaran yang mereka sudah terapkan dan berhasil mengubah pandangannya sehingga kini mereka tidak menyesal merasakan seperti itu namun turut menyemangati hubungan yang sedang difase itu untuk melakukan perubahan. Hidup mereka pun sudah berhasil walau sempat terpuruk dengan kisah cinta seperti itu, tetapi hal tersebut tidak membuat mereka jatuh terlalu lama dan belajar untuk mencari yang tulus, tau apa yang dibutuh, tau apa yang pasangan perlu dan menempatkan kata “pasangan hidup atau hubungan” itu sebagai pelengkap bukan berarti harus diam tetapi mengatakan hal-hal yang perlu diperbaiki atau melihat kedepannya. Lalu mereka menyarankan juga jika sudah mengalami hal tersebut dapat menghubungi Komnas Perempuan.

Podcast tersebut membuat saya enjoy dan mendapatkan pelajaran juga dengan cara yang tidak digurui atau dihakimi. Saya menyarankan untuk Ladies jika bosan dengan pilihan lagu yang itu-itu saja dan merasa tidak ingin mendengarkan radio, boleh mendengarkan Podcast Rapot yang ada di Spotify. Sekarang mereka sudah memiliki 34 episode yang berbeda setiap minggunya. Jadwal “Bagi Rapot” mereka ada tiap hari Kamis lho. Intro lagu saat mulai masuk kedalam Podcast tersebut juga ear-catching sehingga mudah diingat. Sekarang Podcast Rapot tersebut menjadi andalan saya dalam beraktivitas bahkan untuk melepas penat dirumah. Ladies boleh lho mencobanya.

Let’s Spread Happiness Urbannesse!



Unknown

No Comments Yet.